Pak Prabowo dan Kapolri Serta Panglima TNI Mohon Tutup Ilegal Drilling Senami, Jika Tidak Legal kan !
Jambi.
Polemik dan insiden selalu terjadi di ilegal drilling Desa Jebak Senami Kabupaten Batanghari dan tempat lainnya di Provinsi Jambi, dalam sebulan kebakaran hingga makan korban disenami apakah hal tersebut menjadi yang biasa ? Selalu pekerja yang di tangkap , lalu bagaimana pemilik dan pemodal nya ?
Selaku pemerhati dan kontrol sosial sebagai Perkumpulan Wartawan , Fast Respon merupakan organisasi resmi diakui negara , monitor setiap kejadian di lokasi ilegal tersebut
Pemberitaan terus ditayangkan dan penindakan terus dilakukan , namun pelaku usaha ilegal drilling seperti tak bergeming
PW Fast Respon Provinsi Jambi merasa miris seolah Hukum tidak ditakuti lagi, atau diduga malah bermain , menjadi tanda tanya apakah diduga sebegitu kuatnya beking atau diduga kuatnya koordinasi dilokasi tersebut , dipertanyakan apakah adanya keterlibatan dari unsur Hijau dan Coklat ? Maka kepada Bapak Presiden Prabowo , Kapolri dan Panglima TNI untuk menyikapi ilegal drilling Di Provinsi Jambi , tutup atau dilegalkan
” Jika tidak bisa di berantas , maka upaya melegalkan segera di lakukan dengan standar berlaku demi keselamatan .
Meminta Bapak Kapolri dan Panglima TNI dan Penegak Hukum wilayah dan Pihak terkait untuk segera tuntaskan permasalahan Ilegal Drilling tersebut. Ilegal Drilling Senami menurut informasi mengandung gas yang sewaktu- waktu bisa menghanguskan Taman Hutan Raya Kabupaten Batanghari
Sesuai penegasan Presiden : TNI maupun Polri dilarang terlibat praktek ilegal dan tidak taat pajak, Rakyat yang mempercayakan kepada TNI dan Polri untuk menjaga NKRI, menjaga , melindungi rakyat , maka bersihkan diri kalian semua, Kepada TNI maupun Polri jangan takuti rakyat tapi jaga dan lindungi yang menggaji kalian adalah rakyat ” pesan Presiden Prabowo ” ungkap Ketua DPW PW Fast Respon dikuti dari beberapa akum media sosial
-Counter Polri-
Dibaca: 86
No comments yet.