Terbakar Kembali dan Banyak Korban, Fast Respon Memohon Kepada Presiden RI, Kapolri dan Panglima TNI Tertibkan Ilegal Drilling Desa Jebak Senami Kabupaten Batanghari .
Batanghari
Kembali legal Driling yang berada di desa Senami Kecamatan batin 24 Kabupaten batang hari kembali terbakar dan memakan Korban jumat 10 Januari sekitar pukul 20.00 wib.
Informasi yang didapat dari beberapa warga setempat mengatakan, bahwa untuk sementara korban berjumlah 4 orang mengalami luka bakar, yang belum di ketahui identitasnya.
Diduga sumur milik Oknum Polri Batanghari inisial (Dk) ujarnya
Kabarnya untuk saat ini masih banyak korban yang belum di temukan, dan untuk Korban 4 orang sudah di bawa ke rumah sakit Hamba Bulian ucapnya.
Ketua DPW PW Fast Respon menyatakan ” kegiatan aktivitas seperti ini agar segera diterbitkan agar tidak banyak lagi memakan korban.jika ada oknum bermain kepada Kapolri dan Panglima sanksi tegas karena aktifitas ilegal drilling di Tahura sangat berbahaya dikarenakan mengandung gas alam yang Jiak terjadi percikan api dengan mudah terbakar
Maka guna menghindari adanya korban dan rusaknya alam ini demi kepentingan kelompok dan golongan memohon Kepada Presiden Prabowo , Kapolri dan Panglima TNI untuk menindak dan tertibkan Seluruh Ilegal Drilling di Provinsi Jambi .
Kita juga minta kepada aparat penegak hukum (APH) agar segera menertibkan, dan mencari tau siapa pemilik dan punya usaha tersebut karena kejadian ini akan terus terjadi kebakaran jika tidak ditindak. Apakah Hukum Kalah sama para Mafia ? ” Tegas ketua DPW PW Fast Respon Jambi
(Tim)
Dibaca: 78
No comments yet.