Unras Mahasiswa Di DPRD Provinsi Jambi, Sempat Kisruh dan Anarkis, 5 Polisi Cedera
Kota Jambi
Aksi unjuk rasa gabungan ratusan dari Pelajar tingkat SLTA dan Mahasiswa di Kantor DPRD Provinsi Jambi diwarnai kericuhan , pada hari Jum’at pukul 14.00 wib (29/08)
Aksi unjuk rasa diluar ekspetasi yang direncanakan, awalnya orasi ternyata langsung diawali tindakan anarkis oleh pendemo dengan merusak pagar dan memecahkan kaca kantor DPRD Provinsi Jambi dan merusak pasilitas umum lainnya termasuk satu unit mobil dinas dibakar nopol BH 1356 Z dan beberapa mobil terparkir juga mengalami pengrusakan, namun disayangkan tak satupun yang katanya wakil rakyat ditempat
Atas anarkis tersebut Salah satu pendemo dari Mahasiswa menyatakan ” kami sudah peringati adek adek pelajar tingkat SLTA untuk tidak melakukan aksi anarkis , kita awali dengan orasi menyampaikan tuntutan, namun hal anarkis terjadi dahulu dengan merusak fasilitas negara
Semua tidak sesuai rencana aksi unjuk rasa langsung aksi pengrusakan , itu yang kita kesal kan aspirasi belum tersalurkan oleh perilaku adek adek kita ” ungkap salah satu Pendemo dari Mahasiswa
Dan pendemo terus merusak fasilitas Gedung DPRD Provinsi Jambi dengan membawa kayu dan batu dan melempari Polisi yang melakukan pengamanan obyek vital negara
Personel Polri Aipda Birul dan Iptu Mulyadi terluka akibat lemparan batu dan kayu dan 3 personel lainnya dari Brimob juga mengalami cedera
Tampak hadir langsung dilokasi unjuk rasa Karo OPS Polda Jambi Kombes Pol Edi Fariyadi, Ditintelkam Kombes Pol Henri H Siregar dan Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar , Wakapolresta Jambi , para Kapolsek dan personel yang ter sprint pengamanan , serta di back up oleh Brimob Polda Jambi , ratusan personel yang melaksanakan pengamanan dan sempat terjadi komunikasi antara Polisi dengan pendemo
Kapolresta Jambi tetap tegaskan untuk melakukan pengamanan yang humanis, mereka anak anak kita.
Walau ada beberapa anggota Polisi terluka dan cedera
Pendemo yang melakukan aksi anarkis dengan melempari Polisi dengan terpaksa dibubarkan dengan tembakan gas airmata dan water Canon tanpa ada niat mencederai mereka .
Aksi sempat terhenti dan kemudian berlanjut , situasi masih berlangsung hingga Sore tepatnya pukul 23.00 wib
Sambung Kapolresta ” silahkan menyampaikan aspirasi tapi tolong jangan anarkis .
Himbauan tersebut tidak di indahkan para pendemo dan sempat terjadi bentrok . Namun Polisi tetap dengan sabar dan humanis , sampai akhirnya menguasai situasi dan keadaan, walau atas aksi demo tersebut batu berserakan , kayu dan pecahan kaca gedung DPRD yang terkena lemparan
Sementara anggota Polri yang cedera di rawat secara penanganan intensif oleh Dokkes Polda Jambi, para pendemo dari mahasiswa semua dalam kondisi baik
Polisi telah melaksanakan pengamanan sesuai SOP dan sampai akhirnya pendemo membubarkan diri
Ketua Fast Respon Jambi
“sampaikan lah aspirasi secara tertib, sampaikan tuntutan bukan keos dengan sikap yang anarkis
Tadi sebenarnya Aksi pendemo sudah melampaui batas dengan melakukan pengrusakan
“Sampaikan Aspirasi bukan anarkis ,hal tersebut sangat disayangkan seharusnya sampaikan tuntutan dengan baik. Jangan atas hal ini adanya kontra antara Mahasiswa dan Polri , itu hal yang tidak kita inginkan nanti Polisi lagi yang disalahkan atas sikap anarkis mereka sendiri Polisi hanya melakukan pengamanan ” ungkap Dody
(Dody)
Dibaca: 107
No comments yet.