Sebut “Beking Kita Kuat” Aktifitas PETI Di Rantau Kapas Mudo Tembesi Merajalela , FRIC Minta Polres Batanghari dan Polda Jambi Bertindak
Batanghari .
Pemain Tambang Emas Tanpa Izin
( PETI ) di Desa Rantau Kapas Mudo Kecamatan Tembesi Kabupaten Batanghari terus beraktifitas tanpa ada takut terhadap penegak hukum
(15/09/2026)
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Fast Respon Indonesia Center Provinsi Jambi menerima aduan adanya aktifitas PETI tersebut dari masyakarat
Karena masyakarat mengeluhkan dampak dari aktifitas peti tersebut akibatkan pencemaran sungai dan longsor , lebih bahaya lagi Pondasi jembatan panjang bisa runtuh .
Warga menyebutkan telah melaporkan perihal ini ke Polsek Tembesi namun tidak ada tindakan , disana ada 12 rakit lebih yang beraktifitas , sekitar satu tahun lamanya
Sebut warga ” Kato nyo BEKING KITO KUAT
Apakah istilah beking tersebut melibatkan penegak hukum ? tentunya hal ini menjadi pertanyaan bagi FRIC . Hal ini terkait tambah ilegal menjadi PR bagi Kapolda Jambi yang Baru Irjen Pol Widodo, tapi yakin hal ini bisa di tertibkan
Kami meminta penegak hukum ditertibkan agar tidak merusak , alam dan fasilitas umum seperti jembatan penghubung di Rantau Kapas Mudo Tembesi. Terkait laporan warga sekitar Ketua Fast Respon Jambi meminta pihak aparat penegak hukum untuk ambil tindakan atas aktifitas PETI yang merusak lingkungan dan melanggar hukum tersebut ” tegas Dody
” Kalau lah rubuh atau rusak siapo yang bertanggung jawab ” pungkas warga tersebut
Sebut Beking Kito Kuat membuat kita penasaran siapa benar beking nya , Polres Batanghari dan Polda Jambi jangan biarkan mafia manfaatkan istilah beking tersebut minta segera di tindak lanjuti proses sesuai hukum berlaku ” tegas Dody
Dibaca: 32
No comments yet.