FRIC HARAPKAN KAPOLRI BERSIH-BERSIH INTERNAL, JANGAN ADA TERLIBAT ATAU BEKING JARINGAN NARKOBA, “PECAT” JANGAN RUSAK CITRA POLRI
*JAMBI* – Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Provinsi Jambi menyampaikan suara tegas dan harapan besar kepada Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. untuk melakukan bersih-bersih internal Polri secara total dan tanpa kompromi. Bial perlu bentuk Satgas Khusus bagi mengawasi internal Polri
Harapan FRIC sangat jelas: Jangan sampai ada anggota Polri yang terlibat dalam jaringan narkoba. Jika ada, tindak tegas! *PECAT * Jangan sampai nila setitik merusak susu sebelanga. Jangan sampai oknum merusak citra besar Polri yang sudah susah payah dibangun.(24/10/2026)
Ketua DPW FRIC Provinsi Jambi, *Dody Candra*, dengan nada tegas, elegan dan penuh Loyalitas Tanpa Batas menyampaikan:
“Kami di FRIC sangat mencintai Polri. Kami adalah mitra strategis Polri. Justru karena kami cinta Polri, kami harus tegas! Kami harapkan di era Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto ini, bersih-bersih internal harus menjadi prioritas utama. Jangan kasih ampun bagi oknum yang terlibat narkoba. Mau pangkatnya apa, jabatannya apa, kalau terlibat narkoba, PECAT! Pecat tidak hormat! Jangan rusak citra Polri, jangan nodai seragam kebanggaan rakyat!” tegas Dody Candra.
Menurut FRIC Jambi, ada tiga alasan utama mengapa bersih-bersih internal ini harus dilakukan secara tegas dan elegan:
*PERTAMA: NARKOBA ADALAH MUSUH NEGARA, OKNUM TERLIBAT ADALAH PENGKHIANAT!*
Anggota Polri disumpah untuk memberantas narkoba, bukan malah menjadi bagian dari jaringan narkoba. Jika ada oknum yang terlibat menjadi beking bandar, menjadi kurir, atau menjadi pemakai, itu adalah pengkhianatan terhadap Tri Brata dan Catur Prasetya! Pengkhianat harus dibuang dari tubuh Polri! Tidak ada tempat bagi pengkhianat di institusi yang suci ini.
*KEDUA: SATU OKNUM MERUSAK KERJA KERAS RIBUAN POLISI BAIK.*
FRIC menilai, saat ini ribuan polisi baik bekerja siang malam memberantas narkoba, mempertaruhkan nyawa, menggagalkan ton-an sabu. Tapi kerja keras itu bisa hancur seketika hanya karena ulah satu atau dua oknum yang terlibat narkoba. Masyarakat akan menilai buruk seluruh Polri karena ulah oknum tersebut. Ini tidak adil! Maka, pecat adalah solusi paling elegan untuk menyelamatkan marwah institusi.
*KETIGA: BUKTI NYATA POLRI PRESISI & POLRI BERTARING DI ERA KAPOLRI SUYUDI.*
FRIC Jambi sangat yakin, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto adalah sosok yang tegas dan tidak pandang bulu. Di era beliau, Propam Polri harus lebih bertaring. Pengawasan internal harus diperketat, tes urine mendadak harus digalakkan, dan penindakan harus viralkan biar jadi efek jera. Pecat oknum narkoba adalah bukti nyata bahwa Polri Presisi, Polri bersih, Polri dicintai rakyat.
“Kami di FRIC Jambi siap mendukung penuh langkah tegas Kapolri Suyudi. Kami siap laporkan jika di lapangan kami temukan indikasi oknum terlibat narkoba. Karena kami ingin Polri yang bersih, Polri yang hebat, Polri yang tidak ada noda narkoba sedikitpun. Demi anak cucu kita, demi marwah Polri, PECAT oknum narkoba!” pungkas Dody dengan sangat tegas.
*FRIC JAMBI Sampaikan Tiga Atensi Kepada Kapolri
1. *PERKETAT PENGAWASAN INTERNAL:* Gelar tes urine mendadak dan acak bagi seluruh anggota, dari Tamtama hingga Perwira Tinggi, tanpa terkecuali.
2. *TINDAK TEGAS & PECAT TIDAK HORMAT:* Bagi anggota yang terbukti terlibat jaringan narkoba, baik sebagai pemakai, pengedar, maupun beking, langsung PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat). Jangan ada kompromi, jangan ada negosiasi.
3. *VIRALKAN PENINDAKAN SEBAGAI EFEK JERA:* Publikasikan setiap penindakan terhadap oknum narkoba agar menjadi pelajaran bagi anggota lain dan menjadi bukti kepada masyarakat bahwa Polri serius bersih-bersih.
*FRIC TEGAS: POLRI HARUS BERSIH, NARKOBA HARUS MUSNAH!*
JANGAN BERI RUANG, JANGAN BERI NAFAS, OKNUM TERLIBAT JARINGAN NARKOBA HARUS DIPECAT!
—
*FAST RESPON INDONESIA CENTER
LOYALITAS TANPA BATAS – KAWAL POLRI BERSIH DARI NARKOBA!*
DUKUNG PENUH KAPOLRI JENDERAL POLISI SUYUDI ARIO SETO!
—
Dibaca: 17
No comments yet.