*Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa Bagan Pete Bersama Aparat Kelurahan Sisir Wilayah Rawan Kebakaran.*
Jambi – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan melalui patroli kewilayahan dan edukasi kepada masyarakat. Langkah ini penting untuk mengantisipasi potensi kebakaran yang dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan akibat paparan asap, menurunkan kualitas udara, serta menimbulkan kerugian bagi masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Babinsa Kelurahan Bagan Pete, Koramil 415-09/Telanaipura, Kodim 0415/Jambi, Peltu Edi Candra, melaksanakan patroli di kawasan rawan karhutla, khususnya wilayah RT 11 Kelurahan Bagan Pete, Kota Jambi, Selasa (27/10/2026). Kawasan tersebut menjadi perhatian karena masih terdapat semak belukar dan pepohonan yang berpotensi menjadi bahan bakar apabila terjadi kebakaran.
Patroli ini turut melibatkan Kasi Kelurahan serta Kepala UPTD Hutan Kota, Ezi. Keterlibatan unsur kewilayahan tersebut menjadi wujud sinergi dalam memantau kondisi lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, dan mengantisipasi munculnya titik api sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, tim menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan kebakaran sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas. Warga diingatkan untuk tidak membakar sampah, membuka lahan dengan cara membakar, ataupun membakar bahan lain secara sembarangan karena api dapat merambat ke semak belukar dan pepohonan di sekitarnya.
Peltu Edi Candra menjelaskan bahwa patroli bersama merupakan langkah preventif untuk menekan risiko karhutla sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar turut menjaga lingkungan.
“Kami sepakat untuk aktif melakukan patroli bersama di wilayah rawan karhutla sebagai upaya antisipasi. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi kepada warga mengenai larangan membakar sampah maupun bahan lainnya secara sembarangan, serta mensosialisasikan dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran,” jelas Peltu Edi Candra.
Ia juga mengajak masyarakat agar tidak menganggap remeh tanda-tanda awal kebakaran. Apabila menemukan kepulan asap, titik api, atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat setempat agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat sebelum api meluas.
Melalui patroli dan edukasi secara berkelanjutan, Babinsa bersama aparat kelurahan dan pengelola hutan kota berharap kepedulian masyarakat terhadap pencegahan karhutla semakin meningkat. Sinergi seluruh pihak diharapkan mampu menjaga keamanan lingkungan, melindungi kesehatan warga, serta mempertahankan kelestarian kawasan hijau di Kelurahan Bagan Pete.
Dibaca: 11
No comments yet.