Breaking News
Categories
  • Agama
  • Daerah
  • Hukrim
  • Jambi
  • Kesehatan dan Bisnis
  • Kesehatan dan kuliner
  • Nasional
  • olah raga
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Politik
  • POLRI
  • Sport & Otomotif
  • TNI
  • Wisata
  • Wisata dan Kuliner
  • https://sinergritasnews.com/wp-content/uploads/2025/09/9ca8522c-78d0-41a2-ba18-96161e90d1e5.jpg

    Kepemimpinan Daerah di Era
    Disrupsi dan Tantangan
    Ketahanan Nasional

    • Nov 08 2025 •

    PRESS RELEASE
    KPPD Lemhannas RI:

    Kepemimpinan Daerah di Era
    Disrupsi dan Tantangan
    Ketahanan Nasional


    Jakarta – Lemhannas RI kembali
    menyelenggarakan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD)
    Angkatan II Tahun 2025 sebagai
    forum strategis untuk memperkuat
    kapasitas kepemimpinan kepala
    daerah dalam menghadapi tantangan kebangsaan,ketahanan nasional, dan di srupsi global.

    Diskusi panel yang berlangsung hari ini, Kamis (6/11) , menghadirkan sejumlah tenaga ahli Lemhannas RI sebagai narasumber, di antaranya Prof. Dr. Ir. Dadan
    Umar Daihani, DEA, IPU, Asean
    Eng, MAI; Mayjen TNI Dr. Rido
    Hermawan, M.Sc.; MayjenTNI
    (Mar) Ipung Purwadi; dan Marcelino
    Pandin, Ph.D. Mayjen TNI (Mar) Ipung Purwadi membuka sesi dengan persepektif
    geopolitik dan wawasan kebangsaan Ia menegaskan bahwa Wawasan Nusantara harus menjadi pijakan utama dalam menghadapi tantangan regional dan global. Ia menyampaikan bahwa Indonesia berada di tengah persaingan kekuatan besar dan harus memperkuat posisinya sebagai negara kepulauan yang berdaulat.

    Ia menyoroti berbagai isu strategis
    seperti konflik di Laut China Selatan, perbatasan antar negara, dan
    ancaman ideologi transnasional , dalam konteks nasional, ia mengingatkan bahwa nilai-nilai kebangsaan mulai tergerus oleh penetrasi budaya asing dan ideologi
    ekstrem , “Globalisasi dan individualisme
    dapat mengikis semangat gotong royong dan solidaritas sosial,” ujarnya.

    Ia mendorong penguatan ketahanan maritim, siber, dan sosial budaya sebagai benteng terhadap disintegrasi bangsa , Implementasi Wawasan Nusantara dalam pembangunan nasional, seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), tol laut, di digitalisasi layanan publik, disebut sebagai contoh konkret.

    Selanjutnya, Marcelino Pandin,Ph.D. mengangkat pentingnya merajut kesatuan wilayah dan menyatukan pandangan kebangsaan, Ia menyampaikan bahwa keretakan sosial, kesenjangan ekonomi, dan penurunan indeks negara hukum menjadi
    ancaman serius terhadap keutuhan
    Indonesia. “Satukan pandangan untuk Indonesia berdaulat,” serunya.

    Ia mengajak para kepala daerah
    untuk membangun narasi persatuan, menciptakan ruang umpan
    balik publik, dan memperkuat
    komunikasi publik berbasis data
    dan cerita. Ia juga menekankan
    bahwa hanya 3,5% populasi yang
    dibutuhkan untuk memicu gerakan
    sosial yang masif dan
    berkelanjutan.

    Dalam konteks Asta Cita, Marcelino
    menyoroti tantangan tata kelola,
    kapabilitas, dana pembiayaan dae-
    rah yang harus dihadapi den-
    gan pendekatan sistemik dan
    kolaboratif.

    Sementara itu, Mayjen TNI Dr.
    Rido Hermawan membahas isu
    strategis terkait kewaspadaan nasional di tengah disrupsi informasi dan ancaman perang kognitif , Ia menyampaikan bahwa ancaman saat ini telah bergeser dari ranah
    militer ke ranah informasi dan persepsi publik “Pertahanan sejati adalah kemampuan berpikir jernih di tengah
    kabut informasi,”ujarnya.

    Ia menyoroti peran teknologi
    seperti AI generatif, big data, dan
    deepfake dalam membentuk opini
    publik secara manipulatif. Serangan siber, hoaks berbasis SARA, dan polarisasi digital disebut sebagai tantangan nyata bagi stabilitas politik dan sosialdi daerah. Seb-
    agai langkah antisipatif, ia mendorong pembentukan Satuan Tugas Ketahanan Informasi Daerah (SKID), peningkatan literasi digital kritis, dan penguatan sistem pertahanan siber berbasis arsitektur
    “zero trust”.

    Menutup rangkaian sesi , Prof.
    Dadan Umar Daihani menekankan
    bahwa ketahanan nasional adalah
    energi kolektif bangsa yang bersifat multidimensi dan dinamis , Ia menyampaikan bahwa dunia saat
    ini memasuki era BANI (Brittle, Anxious, Nonlinear, Incomprehensible), yang ditandai oleh ketidakpastian global, disrupsi teknologi, dan krisis iklim , “Ketahanan nasional bukan hanya soal bertahan, tapi kemampuan bangkit dan beradaptasi,”
    tegasnya.

    Ia menguraikan bahwa ketahanan
    nasional mencakup berbagai
    aspek, mulai dari geografi, demo-
    grafi, sumber kekayaan alam, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya,
    hingga pertahanan dan keamanan.
    Dalam konteks pembangunan nasional, Prof. Dadan menekankan
    pentingnya Asta cita sebagai arah
    strategis menuju bang sayang
    mandiri, berkeadilan, dan berdaulat.
    Ia juga menampilkan sejumlah contoh daerah yang telah
    menunjukkan kepemimpinan transformatif, seperti Kutai Kartanegara
    dengan hilirisasi pertanian dan
    petrokimia,Lombok Tengah dengan
    pengembangan KEK Mandalika,
    dan Jayapura.

    Kegiatan KPPD Angkatan II Tahun
    2025 ini menjadi ruang strategis
    bagi para kepala daerah untuk
    memperkuat kapasitas kepemimpinan, memperdalam wawasan
    kebangsaan, dan menyelaraskan
    langkah menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, berdaulat,
    dan berkeadilan.

    Kepala Biro Humas Settama
    Lemhannas RI Brigjen TNI
    Muhammad Arif Nur

    Share to

    Related News

    PEMERINTAH PERLU REGULASI DAN SOLUSI NYA...

    by • Okt 26 2026

    PEMERINTAH PERLU REGULASI DAN SOLUSI NYATA BAGI TAMBANG EMAS DAN MINYAK DI PROVINSI JAMBI – JA...

    FRIC HARAPKAN KAPOLRI BERSIH-BERSIH INTE...

    by • Okt 23 2026

    FRIC HARAPKAN KAPOLRI BERSIH-BERSIH INTERNAL, JANGAN ADA TERLIBAT ATAU BEKING JARINGAN NARKOBA, R...

    FRIC: APRESIASI ERA KAPOLRI SUYUDI TAK K...

    by • Okt 23 2026

    FRIC: APRESIASI ERA KAPOLRI SUYUDI TAK KASIH NAFAS DAN RUANG BAGI PEREDARAN NARKOBA Fast Respon Indo...

    PERKUAT STABILITAS NASIONAL: FRIC JALIN ...

    by • Okt 22 2026

    *PERKUAT STABILITAS NASIONAL: FRIC JALIN KOLABORASI STRATEGIS DENGAN BAINTELKAM POLRI CIPTAKAN KONDU...

    Ombudsman RI Ungkap Titik Rawan Maladmin...

    by • Okt 21 2026

    Ombudsman RI Ungkap Titik Rawan Maladministrasi yang Berpotensi Korupsi pada Layanan Pertanahan dan ...

    FRIC SALUT! KECERDASAN STRATEGIS PRESIDE...

    by • Okt 21 2026

    FRIC SALUT! KECERDASAN STRATEGIS PRESIDEN PRABOWO – JAUH HARI BACA KRISIS PANGAN & ENERGI ...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Pantau Situasi Kamtibmas Sambil Olahraga Malam,...


    Kapolresta Jambi Pantau Situasi Kamtibmas Sambil Olga Dengan Tarik Becak Rickshaw dari Rumah Dinas Ke Tugu Keris JAMBI – Guna memastikan S...

    16 Mar 2025

    Ketua DPRD Muaro Jambi Pimpin Rapurna tentang P...


    Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta memimpin rapat paripurna tentang Persetujuan dan Penandatanganan Nota Kesepakatan Terhadap 5 Rancan...

    22 Nov 2025

    Polisi  Evakuasi Korban Tertemper Kereta A...


    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH JAWA BARAT BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT  SIARAN PERSTENTANG *Polisi  Evakuasi Korban Tertemper K...

    07 Des 2025

    Kapolda Jambi Ikuti Rakor TPID Se-Provinsi, Fok...


    *Kapolda Jambi Ikuti Rakor TPID Se-Provinsi, Fokus pada Kelancaran Distribusi Bapok* *Sinergi Pemprov dan Polda Jambi: Perkuat Pengawasan Stok P...

    26 Feb 2026

    Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi, Jasa Raharja...


    Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Gelar Monev Penegakkan Hukum TW IV 2024 di Kepulauan Riau Batam-SG-Jasa Raha...

    13 Des 2024
    back to top PAGE TOP